Hancock

Filed Under (Movie, Review) by Narcistbandit on 05-07-2008

Kemarin malam saya nonton film karya sutradara Peter Berg yang sebelumnya lumayan memukau saya dengan The Kingdom ini. Saya membeli tiket, masuk ke theater, dan duduk di kursi pilihan saya tanpa ekspektasi apa-apa, secara belakangan ini film tentang super hero begitu deras menghujani gedung-gedung bioskop, dan sayangnya, hanya sedikit yang bisa membasahi hati saya dan membuat terpukau. Sisanya, bagai pemuka agama yang kawin lagi dengan mantan model…MENGECEWAKAN!!!

Awal film lumayan membosankan. Dipertontonkan bagaimana John Hancock (Will Smith) yang adalah superhero mencoba menyelamatkan penduduk kota dari penjahat. Namun tidak seperti superhero lain yang menyelamatkan orang dengan gaya khas superhero (berbusana ketat, terlihat rapi dan macho atau cantik, memukau, dll), Hancock menyelamatkan orang dengan gaya urakan. Berpakaian seenaknya, bergaya seenaknya, mabuk-mabukan, dan yang paling menyebalkan adalah dia mencoba menyelamatkan orang tapi dengan menghancurkan (baca: mengorbankan) banyak hal yang tidak perlu. Begitu banyak gedung yang hancur, fasilitas kota yang luluh lantak, dan bahkan polisi-polisi pun jadi korban.

Lalu muncullah seorang tokoh bernama Ray Embrey (Jason Bateman) yang bekerja sebagai seorang PR. Setelah pertemuannya secara tidak sengaja dengan Hancock, ia berniat untuk mengubah citra diri Hancock yang hancur lebur dimata masyarakat. Dengan susah payah Ray membentuk citra diri Hancock menjadi layaknya superhero lain. Dan ia berhasil. Hancock yang tadinya dibenci masyarakat, kini dicinta dan dicari.

Sepertinya tidak ada hal mengejutkan dalam film berdurasi 92 menit ini. Tapi jangan salah, justru setelah awalan yang membosankan tadi, muncul berbagai kejutan yang menurut saya seru banget! Nggak ketebak!

Secara keseluruhan, film ini masuk dalam kategori layak tonton. Sedikit tips dari saya: jangan buru-buru meninggalkan tempat duduk Anda begitu film selesai dan deretan credit mulai muncul di layar. Karena ada sedikit kejutan disana.

Honey and Clover

Filed Under (TV) by Narcistbandit on 02-07-2008

Yang ini adalah serial anime di Animax yang walaupun sudah berpuluh kali saya tonton tetap saja saya tonton lagi dan lagi dan lagi!!

Ceritanya tentang anak-anak sekolah seni: Yuta Takemoto, Takumi Mayama, dan Shinobu Morita, yang pada suatu hari diperkenalkan oleh dosen mereka, Shuji Hanamoto, kepada keponakannya: Hagumi Hanamoto. Takemoto dan Morita langsung jatuh cinta pada Hagu. Mereka kemudian mengekspresikan cinta mereka itu dengan caranya masing-masing. Morita dengan cara yang ekspresif, lucu, dan nakal. Sementara Takemoto memilih mengekspresikannya dengan malu-malu.

Di sisi lain, ada juga tokoh bernama Ayumi Yamada yang juga merupakan kelompok mereka dalam pertemanan. Yamada adalah perempuan cantik yang punya banyak penggemar, tapi sayang, hatinya hanya untuk Mayama yang sibuk mengejar perempuan lain, Rika Harada.

Plotnya kayaknya berat, tapi kalau udah ditonton, anime ini benar-benar bisa mengocok perut! Lucunya abis-abisan. Sinting tepatnya!

Saat ini Honey and Clover diputar lagi di Animax setiap hari Senin-Jumat jam 08.30 dan 15.30 WITA.

Holiday lagi

Filed Under (Journal, Movie) by Narcistbandit on 01-07-2008

Ini bukan tentang penuhnya Bali akibat musim liburan yang telah tiba. Tapi tentang film berjudul Holiday.

Ya, kalau ada satu film yang betah kami tonton walaupun sudah berkali-kali nonton dalam berbagai cuaca, itulah The Holiday. Dan hari Sabtu kemarin, Astro kembali memutar film karya sutradara Nancy Meyers yang di rilis tahun 2006 ini.

Cerita pagi-pagi saya iseng baca Astro Guide dan ngliat jadwal film ini. Saya hanya berkata iseng pada pacar tentang jam tayangnya dan pacar saya pun hanya menanggapi sekilas saja. Tapi tepat pada waktu tayangnya, kami berdua sudah ada didepan pesawat televisi dan manteng channel HBO. Selanjutnya ketebak, kami nonton film itu dari awal sampai akhir dengan tingkat keseriusan layaknya orang yang baru pertama kali menontonnya.

Emang nggak ada matinya nih film!

Tea Tips Updated!

Filed Under (Cooking, Creativity, Journal) by Narcistbandit on 01-07-2008

Masih ingat tulisan saya berjudul ‘Tea Tips’? Nah, kali ini saya punya update nyah!

Jadi kemarin pagi saya iseng-iseng pergi ke kios sayur kecil di jalan Kunti (again?! Kenapa tulisan-tulisan saya belakangan selalu berkutat di jalan Kunti ya?!). Disana, selain membeli daun seledri (yang memang saya butuhkan untuk menu catering hari ini), saya juga membeli daun Parsley dan daun Mint (iya, di Bali, kios kecil aja nyediain daun-daunan khas makanan bule lho! Harganya murah pula! Seribu perak udah dapet sekantong plastik gede!).

Sesampai di rumah, saya ambil sejumput daun mint segar itu, saya pisah-pisahkan antara daun dan batangnya, lalu saya campurkan kedalam teko penjerang teh.

Hasilnya: WOW! Acara minum teh hijau saya jadi makin seru karena ada rasa semriwing segar didalamnya. Pokoké mak nyuuss!!